Jika anda pengguna Windows, anda mungkin pernah dipusingkan oleh serangan virus, baik itu virus lokal ataupun virus impor, yang gagal diantisipasi oleh antivirus di komputer anda. Bahkan mungkin antivirus tidak lagi mendeteksinya sebagai virus, tapi efek serangan virus sangat terasa, dengan gejala komputer yang mulai melambat atau fungsi-fungsi dari sistem windows yang banyak menghilang. Dengan menginstal antivirus baru kadang juga tidak menolong. Karena setelah virus berhasil dideteksi dan sepertinya bisa dihapus, namun pada kenyataannya virus masih ngendon di komputer kita dan muncul lagi saat vindows start-up. Untuk mengatasi hal seperti ini ada baiknya kita menggunakan bantuan Windows Live in CD yang di dalamnya sudah terinstal Anti Virus. Pengalaman saya menggunakan Windows Live yang didalamnya terinstal NOD32, dapat mengatasi virus-virus bandel seperti halnya virus-virus baru di bawah ini : Langkah-langkahnya sebagai berikut : 1. Setting komputer agar Boot Order paling atas adalah boot melalui CD ROM. 2. Masukkan CD Windows Live yang anda punya dan restart komputer jika komputer dalam keadaan menyala. 3. Window Live akan langsung aktif dan akhirnya anda bisa melakukan scan virus menggunakan program antivirus yang tersedia di CD.
- Aksika (4k51k4), 45 KB, membuat backup MSVBVM60.DLL. disable System Restore, aktif di normal mode, Safemode dan Safemode with Command Prompt.
- Coolface, 78 KB, virus Bangka yang ditulis dalam bahasa C++ dan berusaha membasmi semua virus Visual Basic dengan menghapus file MSVBVM60.DLL.
- KillAV, 22 KB, menyembunyikan semua file MS word dan mengganti dengan dirinya.
- Pendekar Blank, 34 KB, menyembunyikan folder C:\Windows\System32 dan membuat file duplikat sesuai dengan nama folder yang disembunyikan [system32.exe], membackup MSVBVM60.dll di C:\WINDOWS\system32\dllChache, manipulasi file .com dan .txt sehingga setiap kali dijalankan akan menjalankan virus.
- Pacaran, 59 KB, mengubah ikon file "non virus" (MP3, txt, reg file, jpeg, inf dan exe) di komputer korban menjadi folder dan tipe file application sehingga pengguna komputer mengira itu adalah virus dan menghapusnya. Aksi lainnya virus ini memanipulasi Host file, menyembunyikan drive dan folder, mengubah tipe file "File Folder", MP3, JPEG menjadi W32.Pacaran.
- Blue Fantasy, 40 KB, otomatis menginfeksi dari Flash Disk, menyembunyikan folder dan menggantikan dengan file virus duplikat dengan ikon folder.
Saturday, November 29, 2008
Menghapus Virus dengan Memanfaatkan Windows Live
Fast and free Internet accelerators
Jika anda merasa tersiksa akibat lambatnya browsing dan surfing di komputer anda, ada baiknya anda mencoba beberapa web accelerator seperti yang akan saya bahas di bawah ini. Web accelerator berfungsi untuk mempercepat kerja browser, dengan jalan mengkompres beberapa jenis data seperti teks, gambar, flash, email dll. Untuk menggunakan web accelerator anda tidak mebutuhkan tambahan perangkat hardware, tinggal instal, dan silahkan nikmati hasil kerjanya! Berikut beberapa web accelerator : Internet accelerator ini bisa meningkatkan kecepetan koneksi internet anda hingga 10 kali. Kecepatan yg bisa dicapai menurut klaim ONSPEED adalah sebagai berikut: ONSPEED mempercepat akses halaman web dan trafik email (IMAP, POP3 and SMTP), namun saat ini tidak mempercepat proses download file seperti file musik, streaming audio/video dan HTTPS (secure website). Sebagai tambahan, ONSPEED juga mempunyai fitur pop-up blocker dan banner-ad blocker. ONSPEED bukan freeware, jadi kita harus membelinya untuk menikmati layanannya. Harga yang ditawarkan adalah £24.99 / $49.99 per tahun. Ada garansi uang kembali selama 14 hari jika kita tidak puas dengan layanannya. ONSPEED memiliki server network sendiri. Kompresi grafik dan teks yang optimal menjadi andalan mereka dalam mempercepat proses browsing. Mereka menggunakan kompresi data algoritma yang sudah dipatenkan untuk mengkompres halaman web dan pesan email yang berakibat mengurangi kebutuhan bandwith sehingga dapat mempercepat akses Internet dan dapat menghemat jatah quota (jika anda memakai sistem quota pada koneksi anda). Untuk semua bagian teks yang ada di web atau email (html, text, javascript, style sheets, dll.) kompresi ini tidak berakibat pada hilangnya data apapun. Web Accelerator yang lain : http://www.nitroglobal.org http://www.toonel.net dan lain-lain NetZero HiSpeed
Cara kerja NetZero HiSpeed
NetZero HiSpeed Internet accelerator mengkompres teks dan grafik pengisi halaman web sebelum dikirim ke komputer kita.
NetZero HiSpeed men-cache beberapa elemen web yg sering kita kunjungi sehingga proses loading lebih cepat saat kita mengunjungi web yg sama nantinya.
Block terhadap pop-up.ONSPEED
bagaimana ONSPEED bekerja
Nitro Web Accelerator :
Toonel
Sunday, August 3, 2008
It is now safe to turn off your computer
2 hari yang lalu saya menginstal ulang salah satu komputer di warnet akibat banyak virus yang ngendon di dalamnya. Segalanya berjalan lancar sampai akhirnya saya menyadari bahwa ketika komputer saya shutdown, komputer tidak mau langsung mati karena berhenti pada tulisan "It is now safe to turn off your computer". Lucu sekali, karena tulisan ini seingat saya hanya pernah ada pada zaman komputer jadul pentium I ber-OS windows 98 ke bawah, yang mana secara hardware belum support ATX. Sementara ini adalah komputer Pentium III dan ber-OS Windows XP. Dan lagi, saya tidak mengalami permasalahan ini dikomputer ini sebelumnya. Memang sih, waktu beli dulu, ini adalah komputer second yang sudah terinstal Windows XP di dalamnya. Jadi apa yang sesungguhnya terjadi?
Dari korek-korek di google, ketemu beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya, antara lain;
. Komputer sebenarnya sudah support APM (Advanced Power Management ) tapi konfigurasi di BIOS tidak terkonfigurasi dengan benar sehingga sistem tidak bisa mematikan power supply.
. Pada saat instalasi ulang Windows, Windows tidak mendeteksi bahwa komputernya sudah ACPI-compliant.
. Ada perangkat hardware atau driver yang membuat komputer tidak mampu shutdown secara benar.
. Dan yang terakhir mungkin karena komputer belum ACPI-compliant.
Dari beberapa penyebab diatas, yang paling tepat untuk kasus komputer saya adalah poin ke dua, yakni Proses Instalasi Windows tidak mendeteksi adanya ACPI, karena fitur APM di BIOS settingannya berubah jadi disable.
Langkah-langkah yang saya lakukan adalah :
1. Meng-enable-kan APM di BIOS. Sebagai hasilnya, komputer tetap menampilkan pesan "It is now safe... " tersebut. Sebagai catatan, langkah ini sudah saya lakukan sebelum mencari jawaban di google.
2. Meng-enable-kan APM support di Windows, caranya :
a. melalui control panel, pilih Power Options,
b. klik tab APM
c. pilih Enabel Advanced Power Management,
d. OK
3. Matikan komputer.... dan .. sukses! komputer shutdown sebagaimana mestinya.
Tulisan sejenis ditulis ulang oleh penulisnya di masansoft.com dengan judul "it is now safe to turn off your computer"

